Discover Me #2 Awal Dari Sebuah Perjuangan Panjang.

Jakarta,
Senin, 30 July 2018
Dibawah atap nan paling gelap dan luas
Dibawah tepat kipas bergerak dan menyapa dengan lugas
Diatas tumpuan kaki menyilang erat
Dengan sebuah gelas hijau berdiri berisi air dan serat

masih dibulan yang sama dari postan pertama ku, tepat nya 12 hari setelah malam yang akhirnya menggerakanku untuk membuat blog ini. Jujur semenjak pertama ngepost banyak hasrat dan keinginaan yang muncul untuk segera membuat postingan baru. Dari sana, aku semakin sadar bahwa kemauan untuk memulai sesuatu yang baik akan mengubah sosok kita kedepanya. dimulai dari langkah kecil akan memunculkan perasaan dan keinginan lain untuk mendorong melangkah lebih besar.

malam ini aku ingin bercerita tentang pengalaman hidupku, masih cerita tentang langkah kecil untuk memulai sesuatu. langkah kecil untuk mencapai hal yang besar. langkah kecil yang akan menguras banyak waktu senggangku, tenaga cadangan ku, dan langkah kecil yang menarik ku dari segala ruang nyaman dalam hidupku.

aku memutuskan untuk masuk dalam sebuah beasiswa pembinaan kepemimpinan yaitu Rumah Kepemimpinan. berawal dari informasi yang di dapat dari banyak kating di kampusku, hingga kating yang menawarkan ku untuk ikut dalam program ini dengan menshare postingan tentang pendaftaran program ini. pertama kali aku mendegar informasi bahwa ada pendaftaran rumah kepemimpinan, yang terbayangkan adalah akan banyak pelajaran yang dapat aku ambil dari program pembinaan ini, dan bagaimana caranya aku harus bisa mengekplor diriku lebih jauh lewat program ini. lalu aku pun semakin tertarik, sehingga membuat ku ingin tau lebih tentang RK(rumah kepemimpinan) dengan berselancar di dunia maya. ya!ini program pembinaan yang aku cari! ilmu akhirat dan dunia seimbang dan mendalam diberikan dalam program ini.

segala persiapan yang dibutuhkan langsung aku lengkapi. mulai dari pendafataran online, berkas berkas, hingga pembuatan video. dengan melalui berbagai tahap seleksai sampai 3 kali, dari tes tertulis, hingga wawancara aku lewati,akhirnya tibalah di hari pengumuman. dengan sangat bangga, aku membuka laman pengumuman itu, seperti perkiraan ku aku diterima di program ini. rasa senang menyelimuti diriku tak ada hentinya.

seketika itu juga aku terpikirkan untuk memberi tau ibuku. ibuku pun senang mendengar kabar dari ku. tapi ada hal lain yang mengganggu pikiranku. aku membayangkan bagaimana ibuku nanti karena program ini memakan waktu selama 22 bulan, dan aku harus tinggal di asrama yang sudah di sediakan walaupun masih diperbolehkan pulang dihari sabtu dan minggu malam sudah balik keasrama. dengan kata lain aku harus meninggalkan ibu dirumah selama 6 hari kurang lebih.

sudah setahun ini aku dirumah bisa dibilang hanya berdua dengan ibuku. sodara2 ku sudah pada kerja. abangku yang pertama dia sebagai perawat di salah satu rumah sakit, dan dia sering bertugas dimalam hari dan bisa dibilang jarang dirumah, begitu juga dengan abang ke 3 ku. kakak ku yang kedua seudah menikah berarti sudah tidak lagi dirumah, kakaku yang keempat sudah kerja sebagai apoteker disalah satu rumah sakit, karena pegawai baru dia akan bertugas pada malam hari dan bisa dibilang akan jarang dirumah juga. bagaimana dengan ibuku?! bagaimana jika aku meninggalkan nya sendirian dirumah? terlebih belakangan dari semenjak itu ibu selalu mengeluh akan sendirian dirumah jika aku pergi. aku tidak bisa! aku tidak akan tega dan tenang jika harus meninggalkanya.

pada akhirnya aku memutuskan untuk tidak mengambil kesempatan program pembinaan ini. berbagai cara aku lakukan untuk membatalkan proses penerimaan aku sebagai peserta. dengan berat hari disaat penandatangan kontak beasiswa aku memutuskan untuk tidak datang. itu adalah agenda penting, dengan tidak menghadiri acara itu, berarti aku dianggap mengundurkan diri. ya mungkin inilah yang terbaik untuku! ku pikir begitu. yaa, hancur sudah semua ekspektasi ku selama ini, hilang sudah semua harapan yang aku letakan dalam pembinaan ini.

masih dengan rasa setengah hati menerima itu, aku selalu menenangkan diri dengan s berdoa, jika RK tidak baik untuku, maka bantu aku untuk mengikhlaskanya, jika RK baik untuku tolong beri aku kesempatan lagi untuk bergabung didalam RK. selalu dalam doa ku, tercurah kata kata itu, aku yakin Tuhan akan mendengarkan ku, terlebih ini dibulan mulia bulan yang penuh keberkahan.

tepat pada tanggal 13 juni 2018. Tuhan mendengarku, mendengar segala permintaanku, dan mendengar keluh kesahku. menjawab dengan sebuah takdir bahagia yang diberikannya padaku. salah satu pengurus RK mengabarkan ku, memberikan ku kesampatan kedua untuk bergabung dalam rumah kepemimpinan. sontak aku langsung mengiyakan pengawaran tersebut tanpat pikir panjang, karena ku tau sesuai doa berarti ini yang terbaik untuku.

akhirnya pada tanggal 22 juni aku datang ke gedung RK, dengan berbagai persiapan jauh jauh hari dari baju yang harus dipakai maupun kesiapan mental untuk menekan kontrak beasiswa pembinaan ini. semua harapakanku yang hilang dan hancurnya ekspektasi ku dulu, perlahan mulai ku susun kembali, sedikit sedikit ku rinci pembelajaran dan manfaat apa yang ingin aku dapatkan dari program ini.

Tetapi....
ini baru Awal Dari Sebuah Perjuangan panjang, awal dari sebuah pengorbanan besar, awal untuk mencapai asa dan cita dimaasa mendatang. akan banyak hanmbatan dan rintangan yang mehadang. semoga semua niat dan harapanku dari program ini, akan selalu menjaga semangat ku, menjaga keistiqomahanku untuk melewati semua proses dalam program pembinaan ini hingga akhirnya dapat kucapai semua citaku. aammiinnn

sekiann ya teman temann, itu sediikit cerita yang bisa kubagikan. intinya jangan pernah menyerah untuk mencapai cita, walaupun harus mundur, mundurlah sejenak! kelak tuhan kan menyiapkan sesuatu yang indah bagi mu lalu mulai lah melompat sejauh yang kau bisa dan mencapai semua tujuan mu. selalu bermimpi karena dari mimpi dan cita kan mendorong kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi :))



Comments